MENGKONFIGURASI RAID MELALUI SERVER GUIDE

Pada artikel ini, saya akan menjabarkan cara mengkonfigurasi RAID dengan cara yang termudah, yaitu melalui IBM server guide yang CD nya diberikan secara gratis di setiap pembelian server. Saya akan memulai dari tampilan awal server guide. Btw buat yang masih baru dan belum mengerti konsep RAID dan mau mempelajarinya, silahkan lihat di sini.

4.jpg

Pilih bahasa

5.jpg

Klik "next"

6.jpg

Klik “I accept” dan klik next

7.jpg

Klik "next"

8.jpg

Pada tampilan ini kita akan memilih operating system apa yang akan kita gunakan. Perlu diperhatikan bahwa server guide IBM hanya menyediakan driver untuk windows. Lalu Anda juga harus tahu “bit” dari windows yang akan diinstall. Secara default, IBM atau distributor (XDC) akan memberikan versi 64bit. Silahkan hubungi kami apabila Anda membutuhkan versi 32bit atau bisa juga download file “.iso”-.

Setelah dipilih, klik “next” dan akan muncul tampilan berikut

9.jpg

Pada tampilan menu ini Anda harus memilih versi yang lebih spesifik lagi untuk windows-nya. Jangan sampai salah memilih. Lalu klik “next”

10.jpg

Setting jam dan tanggal disini, lalu klik “next”

11.jpg

Nah… inilah tampilan yang kita tunggu-tunggu. Disinilah kita bisa memilih versi RAID yang akan kita gunakan. Seperti yang kita lihat, disana tercantum adapter RAID controllernya, jumlah hard disk yang ada, bahkan status disknya tertulis (4 good – 0 Bad). Apabila ada yang “bad”, ada dua kemungkinan. Bisa rusak, atau statusnya “unconfigured bad” artinya kita harus merubah status disk-nya terlebih dahulu.

Kita juga bisa melihat versi RAID apa saja yang available kita gunakan, atau bisa juga memilih “keep current” kalau kita sudah mengkonfigurasi-nya dari “web BIOS”. Namun, karena topik kita adalah mengkonfigurasi melalui server guide, maka kita tidak akan memilih opsi tersebut. Yang hidup dan bisa dipilih itu yang support, sementara yang berwarna abu-abu dan tidak bisa dipilih itu artinya tidak support.

Sekedar informasi, berikut adalah model-model RAID controller IBM dan RAID yang disupport:

  1. M1015 – Biasanya standard datang dengan server IBM versi “low to middle” – Support RAID 0, 1, 10
  2. M1015 + M1000 Series Advance future key PN #46M0832 – Tambahan option untuk M1015 ini memungkinkan M1015 ini bisa menjalankan fitur RAID5, hanya saja tidak ada cache memory-nya – Support RAID 0, 1, 10, 5, 50
  3. M5014 PN#46M0916 (with/without battery PN#46M0917) – Raid controller ini datang tanpa batre, tapi sudah ada cache memory yaitu 256MB – Support RAID 0, 1, 10, 5, 50
  4. M5015 PN#46M0829 (include battery) – RAID controller ini sudah termasuk batre dan sudah ada cache memory sebesar 512MB – Support RAID 0, 1, 10, 5, 50
  5. M5014/M5015 + M5000 Series Advance Future Key PN#46M0930 – Tambahan ini memungkinkan RAID controller ini support RAID6 – Support RAID 0, 1, 10, 5, 50, 6, 60

Pada contoh kali ini, saya akan memilih RAID5 sebagai RAID yang akan digunakan. Setelah kita memilih RAID yang kita inginkan, klik “next”

12.jpg

Ada peringatan “If you click “next”, any existing partitions and data will be lost”, jika baru pertama kali menginstall, jangan khawatir tentang ini, toh memang disk nya belum ada isinya.

13.jpg

Pada tampilan ini hanya menunjukkan bahwa server guide sedang melakukan konfigurasi yang kita inginkan. Jika sudah selesai, klik “next”

14.jpg

Disini server guide akan meminta kita me-restart server sebelum menginstall OS. Silahkan klik “next” dan setelah server restart ikuti langkah selanjutnya untuk menginstall OS.

Demikian… Semoga berguna untuk teman-teman semua.