CARA MENGKONFIGURASI RAID0

Penjelasan

RAID0 (Disk Striping) awalnya dibuat untuk mendapatkan sebuah kapasitas yang besar dari gabugan beberapa hard disk. Jadi RAID0 akan menggabungkan berapapun hard disk yang terinstall menjadi satu volume (Dengan catatan hard disk mempunyai kapasitas yang sama).

Minimal hard disk yang dibutuhkan: 1

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pada kesempatan kali ini, saya akan menunjukkan bagaimana caranya mengkonfigurasi RAID0 dari webBIOS, saya akan memulai dari tampilan awal webBIOS sabagai berikut:

1.jpg

Pada tampilan ini, saya mempunya 2 hard disk yang sudah dapat berfungsi dengan baik (unconfigured good), jika Anda mendapati status hard disk Anda tidak seperti ini, maka cara merubahnya ada di sini.

Oke, sekarang saatnya kita mulai mengkonfigurasinya. Pertama, pilih "Configuration wizard"

2.jpg

Ini adalah tampilan yang akan Anda lihat. Jika belum ada yang di konfigurasi, pilihannya ada 3, namun jika sudah ada konfigurasi sebelumnya, pilihannya hanya ada 2. Berikut penjelasannya:

- "Clear configuration" adalah untuk menghapus konfigurasi yang sudah di buat

- "New Configuration" adalah untuk membuat konfigurasi yang baru, pilihan ini hanya akan muncul jika tidak ada konfigurasi sebelumnya.

- "Add Configuration" adalah untuk menambah konfigurasi yang sudah ada

Saya akan memilih "New Configuration" dan akan muncul tampilan sebagai berikut:

3.jpg

Klik "yes", ini hanya konfirmasi bahwa semua konfigurasi yang ada akan terhapus

4.jpg

Disini pilih "manual" dan "Redundancy when possible" lalu "next"

5.jpg

Oke, disini adalah tampilan yang hard disk yang tersedia untuk di konfigurasi. Karena saya hanya mempunya 2 hard disk, maka saya akan memilih keduanya

6.jpg

Setelah memilih keduanya, klik menu "Add To Array"

7.jpg

Oke, setelah semua hard disk yang ingin dikonfigurasi masuk ke kolom drive group, klik "Accept DG"

8.jpg

Klik "next"

9.jpg

Ok, ini adalah tampilan "span" yang mana webBIOS akan mendeteksi level RAID apa saja yang bisa dipakai dengan RAID Controller yang terpasang. Klik "Add to SPAN"

10.jpg

Klik "next'

11.jpg

Well, kita sudah hampir selesai. Pada tampilan ini, saatnya kita memilih level RAID yang dapat digunakan. Pada kolom "RAID level", kita pilih RAID0 dan klik "update Size". Pilihan ini memungkinkan RAID Controller mengkalkulasi secara otomatis kapasitas total setelah di RAID nanti.

12.jpg

Oh iya, di kolom "Write Policy", rubah menjadi "write through", karena kalau tetap menggunakan "write back with BBU" maka Anda harus menunggu sekitar 12 jam untuk menngecas RAID Controllernya dan baru Anda dapat melanjutkan untuk menyelesaikan konfigurasi ini, tapi pilihan tetap di tangan Anda.

13.jpg

Setelah semuanya selesai, klik "Accept", lalu klik "next"

1.jpg

Klik "next"

15.jpg

Klik "Accept"

16.jpg

Lalu save konfigurasi dengan klik "yes"

17.jpg

Klik "yes"

18.jpg

Klik "home"

19.jpg

SELESAI... Anda bisa lihat bahwa di dalam kolom virtual drive sudah terbaca ada 271.945 GB dengan kolom drives nya masing-masing 135.972 GB. Artinya kita sudah berhasil mengkongfigurasi RAID0 di server ini. Selamat mencoba dan semoga berguna.